sablon plastisol

Perbedaan Sablon Plastisol, Rubber & Discharge

Sablon adalah sebuah teknik untuk mencetak dengan menggunakan tinta di atas bahan yang kita kehendaki. Contohnya seperti sablon plastisol, rubber dan juga discharge. Ketiga jenis sablon tersebut sama-sama dibuat dengan bantuan mesin screen sablon dan rakel sablon.

Dan masing-masing dari jenis sablon tersebut memiliki perbedaan baik dari segi keunggulan, maupun dari segi kekurangan. Berikut ini adalah perbedaan antara sablon plastisol, rubber dan discharge, yaitu sebagai berikut.

1. Sablon Plastisol

sablon plastisol

youtube.com

Sablon plastisol adalah salah satu jenis sablon yang disukai oleh Distro Clothing. Pada dasarnya, tinta pada sablon ini ada dua jenis, yaitu tinta dengan bahan dasar air atau sering di sebut dengan (waterbase) dan tinta yang berbahan dasar minyak (solvenbase).

Dan hasil dari sablon tinta waterbase biasanya solid, menempel pada permukaan kaos dan permukannya tidak lengket. Selain itu, warna dari sablon tinta waterbase ini cenderung lebih doft dan cara penyablonannya pun lebih dibanding tinta solvenbase. Sedangkan untuk hasil sablon tinta solvenbase, permukaannya lebih cenderung berkilap atau glossy.

Kelebihan dari sablon plastisol sendiri yaitu memiliki keawetan yang lebih kuat dan solid. Bahkan ketika dicuci berkali-kali pun tidak akan mudah rusak dan masih dalam kondisi bagus. Hal ini dikarenakan sablon jenis ini adalah jenis sablon yang tahan dan lebih kuat terhadap air. Dan kebanyakan sablon jenis ini diproduksi di kota-kota besar, salah satunya yaitu di Kota Bandung.

2. Sablon Rubber

sablon rubber

casofaclothing.com

Sablon rubber adalah jenis sablon terbaik setelah plastisol. Sablon model ini banyak dijadikan bahan alternatif dalam sebuah percetakan. Sablon jenis ini dibuat dari bahan dasar karet dan air. Sehingga ketika dicuci, maka sablon ini tidak akan mudah untuk luntur.

Secara penggunaannya, sablon jenis rubber ini dibagi menjadi tiga tinta. Dan ketiga jenis tinta tersebut adalah tinta rubber yang berwarna putih yang digunakan untuk sablon putih (superwhite) pada kain gelap, tinta rubber netral yang digunakan sebagai penetral warna, dan tinta rubber transparan untuk dicampur dengan warna lain agar menghasilkan warna yang lebih cerah.

Sablon jenis ini lebih populer digunakan untuk percetakan kaos. Selain kualitasnya lumayan bagus, harga dari sablon ini juga bisa dibilang sangat bersahabat. Dan kelebihan dari sablon ini ialah akan awet bila disetrika dan memiliki tingkat elstisitas yang tinggi.

3. Sablon Discharge

sablon discharge

barcelonasauces.com

Sablon discharge adalah salah satu jenis sablon yang saat ini sedang populer. Sablon jenis ini merupakan teknik sablon yang menghilangkan warna pada kain kemudian digantikan dengan warna tinta sablon yang diinginkan.

Tinta yang dipakai untuk jenis sablon ini adalah jenis tinta yang digunakan untuk menonaktifkan zat warna pada kain dan menggantinya dengan warna tinta sablon. Dengan begitu, hasil sablon yang sudah jadi akan terlihat menyatu dengan kain, tidak timbul dan terasa lebih halus.

Kelebihan dari sablon jenis ini ialah mengarah pada proses pengerjaannya yang jauh lebih mudah dibandingkan dengan teknik jenis sablon lainnya.

Nah, itulah beberapa penjelasan tentang perbedaan antara sablon jenis plastisol, rubber dan discharge. Semoga ulasan di atas dapat menambah wawasan anda tentang cara memilih jenis sablon yang sesuai dengan kriteria pribadi.

Dan ketika anda memesan atau pun membeli kaos sablon, maka pilihlah tempat konveksi kaos terpercaya. Anda juga bisa membuat logo di tempat jasa buat logo murah. selain murah, kualitasnya pun terpercaya dan profesional. Sangat cocok untuk ekspetasi masa depan anda.

Leave a Reply